Bukan Hal Aneh Lagi
Terlepas
dari salah atau benar ditinjau dari sudut agama, apa yang Anda lakukan
dengan teman itu, sebenarnya bukan hal yang langka lagi pada masa kini.
Saya ingin mengatakan bahwa perselingkuhan seperti itu, tidak
mengagetkan lagi pada saat ini.
Pada
masa lalu memang perselingkuhan diidentikkan dengan pria. Umumnya orang
menganggap perselingkuhan biasa kalau dilakukan oleh pria, tetapi
menjadi luar biasa kalau dilakukan oleh perempuan. Karena itu, kalau
perempuan melakukan hubungan seksual bukan dengan suaminya, itu dianggap
sebagai "malapetaka". perempuan itu dianggap sebagai bukan perempuan
baik. Berbeda dengan pria, tetap saja dianggap baik meski selingkuh.
Kini
anggapan masa lalu itu telah berubah, sekali lagi terlepas dari baik
atau buruk, salah atau benar. Kenyataan itu kini semakin mudah dijumpai.
Dan berita mengenai perempuan yang melakukan hubungan seksual dengan
pria lain, bukan lagi sebuah berita baru atau berita luar biasa.
Saya
yakin Anda pernah atau bahkan sering mendengar atau membaca dan melihat
berita mengenai perempuan yang selingkuh dengan pria lain. Nah, ketika
Anda sendiri yang kemudian melakukannya, Anda tidak lagi menganggap itu
sebagai sesuatu yang luar biasa. Tidak aneh kalau Anda tidak merasa
bersalah, walaupun sebenarnya di dasar hati Anda tahu itu tidak benar.
Saya
yakin Anda juga pernah merasa tidak akan marah atau bereaksi keras
andaikata suatu saat Anda mengetahui suami Anda melakukan hubungan
seksual dengan perempuan lain.
Dibangun Kembali
Bagaimanapun,
kehidupan seksual Anda dan suami yang tidak harmonis, menjadi penyebab
utama mengapa Anda akhirnya melakukan hubungan seksual dengan teman itu.
Di sini, suami Anda juga ikut menjadi penyebab mengapa Anda sampai
melakukan hubungan seksual dengan teman Anda itu.
Kalau
saja kehidupan seksual Anda dengan suami memuaskan, sangat mungkin
tidak akan terjadi hubungan seksual dengan pria itu. Wajar juga kalau
Anda merasa puas melakukan hubungan seksual dengan teman itu, mengingat
sekian lama tidak berhubungan seksual dengan suami.
Kalau
Anda tidak merasa bersalah atau terganggu ketika melakukan hubungan
seksual dengan teman itu, sangat mungkin karena Anda yakin suami tidak
akan mengetahui kejadian ini. Apalagi suami seolah sudah tidak peduli
dengan kehidupan seksual Anda. Padahal, sebagai manusia normal Anda
tetap menginginkan kepuasan seksual.
Kalau
kehidupan seksual dengan suami dapat dibangun kembali agar menjadi
harmonis, mengapa tidak?Tentu diperlukan kemauan bersama kedua pihak
untuk membangun kembali kehidupan seksual Anda dan suami.
Kalau
kemauan hanya datang dari salah satu pihak, saya pikir sulit
dilaksanakan. Apalagi kalau sudah tidak ada lagi ikatan emosional antara
Anda dan suami.(hyr)
Belum ada tanggapan untuk "Jawaban Atas Pertanyaan Selingkuh Tapi Tidak Merasa Bersalah"
Posting Komentar