lbu pasti pusing tujuh keliling ketika si kecil tiba-tiba rewel. Anak rewel bisa disebabkan banyak hal. Bisa saja ia kegerahan, lapar, atau popok penuh. Bisa juga anak rewel karena mengalami infeksi atau tumbuh gigi. Memberi kenyamanan buat si kecil cukup efektif mengatasi kerewelan itu.
Masuk angin adalah penyakit khas yang ada di tengah masyarakat Indonesia."Tidak ada istilah masuk angin dalam kamus kedokteran modern," kata Dr. S. Djokomuljanto, Mmed(Paeds), Sp.A, dokter spesialis anak dari RS Siloam Lippo Village Karawaci.
Menurutnya, masuk angin adalah kumpulan gejala."Kumpulan gejala itu berupa anak rewel, tidak mau makan, kembung, muntah, demam, batuk pilek dan diare," ungkapnya.
Anak rewel bisa dikarenakan sebab medis dan nonmedis. Gerah, kedinginan, kepanasan, lapar, lelah, kembung, popok penuh, tantrum atau sekadar ingin diperhatikan bisa bikin anak jadi rewel. Infeksi yang menyebabkan batuk pilek, radang tenggorokan, turnbuh gigi, biang keringat, sakit perut, alergi dan imunisasi juga bisa menjadi penyebab kerewelan anak.

Untuk meringankan kerewelan itu, Dr. Djoko menyarankan ibu untuk memberikan kenyamanan buat si kecil."Misalnya dengan memberikan ASI, menggendong, meninabobokan, memberi elusan di punggung, lengan dan tungkai, mengganti popok, mendengarkan musik, menidurkan di ruang sejuk atau mengajak si kecil jalan-jalan," katanya.
Untuk rewel yang disebabkan oleh hal yang bersifat medis, ia menyarankan ibu sebaiknya bersikap tenang. "Penyakit karena virus akan sembuh sendiri. Kalau anak alergi sesuatu, hentikan paparan sumber alergi itu. Bila anak rewel karena tumbuh gigi, usap gusi dengan jari. Dinginkan dengan handuk dan biarkan handuk digigit. Bersihkan gigi kalau sudah tumbuh. Kalau perlu, periksakan anak ke dokter gigi," paparnya.
No Antibiotics
Ketika anak demam, usahakan untuk banyak minum. Ibu juga sebaiknya membuat anak merasa nyaman. "Istirahatkan anak dan beri kompres air hangat. Anak sebaiknya ditidurkan dalam ruangan bersuhu normal antara 25 sampai 27 derajat Celsius. Usahakan baju anak tidak tebal agar terjadi pengeluaran suhu. Beri obat antipiretik seperti paracetamol, ibuprofen atau salisilat ' " ujarnya.
la rnenyarankan agar ibu segera membawa anak ke dokter. "Terutama ketika bayi berusia di bawah tiga buIan memiliki suhu 38 derajat Celsius, bayi berusia tiga sampai enam bulan dengan suhu 38,5 derajat Celsius dan bayi serta anak berusia di atas 6 bulan dengan suhu di atas 40 derajat Celsius;' katanya.
Dokter harus diberi tahu ketika anak tidak mau minum atau sudah mengalami dehidrasi. Atau ketika anak menangis terus dan tidak bisa ditenangkan. Demikian juga ketika anak tidur terus, lemas dan sulit dibangunkan, kejang, kaku kuduk, sesak napas, gelisah, muntah, diare, sakit kepala hebat.
Saat anak diare, ibu disarankan mencegah terjadinya dehidrasi. "Berikan cairan rehidrasi oralit 10 ml/kg setiap anak diare atau 2-5 ml/kg setiap anak muntah,"katanya.
Dalam keadaan diare, anak sebaiknya tetap diberi makan atau ASI."Bawa ke rumah sakit ketika anak lemas, rewel, sulit minum, muntah terus, dehidrasi dan diare berdarah' imbuhnya.
la mengungkapkan lima pilar untuk mengatasi diare, yaitu pemberian oralit, zink, ASI, dan jangan beri anak antibiotik. Pilar terakhir, kembali kontrol ke dokter bila anak demam, buang air besar berdarah, muntah berulang, makan minum sedikit, sangat haus, diare makin sering atau belum membaik dalam tiga hari. (ijt)
Belum ada tanggapan untuk "Inilah Beberapa Penyebab Bayi Anda Rewel dan Cara Mengatasinya"
Posting Komentar